S1 PJJ Administrasi Kesehatan SIBERMU Kolaborasi dengan PIPAKI Selenggarakan Webinar Siber Sehat Talks #7
Yogyakarta (11/5/2026) – Universitas Siber Muhammadiyah (USM) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui penyelenggaraan webinar nasional bertajuk “Membangun Kompetensi, Meraih Karier: Menyiapkan Lulusan Administrasi Kesehatan yang Siap Bersaing di Era Transformasi Sistem Kesehatan.“ Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Siber Muhammadiyah dengan Perkumpulan Institusi Pendidikan Administrasi Kesehatan Indonesia (PIPAKI) sebagai mitra strategis dalam penguatan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi lulusan.
|
|
![]() |
Webinar ini menjadi wadah diskusi akademik yang mempertemukan mahasiswa, dosen, dan praktisi di bidang administrasi kesehatan untuk membahas arah pengembangan kompetensi lulusan di tengah dinamika transformasi sistem kesehatan nasional. Perkembangan teknologi kesehatan, digitalisasi layanan kesehatan, reformasi pembiayaan kesehatan, serta meningkatnya kebutuhan tenaga administrasi kesehatan yang profesional menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Melalui kolaborasi dengan PIPAKI yang diisi oleh Ketua PIPAKI, Anom Dwi Prakoso, S.KM., MKM dalam webinar ini menghadirkan perspektif mengenai kompetensi inti yang perlu dimiliki lulusan Administrasi Kesehatan, peluang karier di berbagai sektor pelayanan kesehatan, serta tantangan yang akan dihadapi di masa mendatang. PIPAKI sebagai organisasi yang menaungi institusi pendidikan tinggi Administrasi Kesehatan di Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja serta mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan tersebut peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya penguasaan kompetensi manajerial, kepemimpinan, komunikasi, analisis data kesehatan, pemanfaatan teknologi digital, hingga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Selain itu, peserta juga mendapatkan gambaran mengenai berbagai peluang karier lulusan Administrasi Kesehatan, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, institusi pemerintah, perusahaan asuransi kesehatan, industri kesehatan, lembaga penelitian, maupun sektor kesehatan digital (digital health).
Ketua Program Studi S1 PJJ Administrasi Kesehatan Universitas Siber Muhammadiyah Putri Isriyatil Jannah, S.KM., M.K.M menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan program studi dalam membangun lulusan yang adaptif terhadap perkembangan sistem kesehatan. Melalui sinergi dengan PIPAKI, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja sehingga mampu mempersiapkan diri sejak dini untuk menjadi tenaga administrasi kesehatan yang profesional dan berdaya saing.
Kolaborasi antara Universitas Siber Muhammadiyah dan PIPAKI juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Administrasi Kesehatan. Kemitraan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan webinar, tetapi juga berkembang dalam bentuk kegiatan akademik lainnya seperti pengembangan kurikulum, pelatihan kompetensi, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, serta program peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, Universitas Siber Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Dengan dukungan PIPAKI, diharapkan lulusan Administrasi Kesehatan Universitas Siber Muhammadiyah semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja, memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri kesehatan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi sistem kesehatan di Indonesia

