Dilansir dari https://tribunnews.com pada tanggal 14 Juli 2020 Indonesia masih
kekurangan tenaga IT dan sampai tahun 2030 Indonesia memerlukan 27 juta
enginer IT atau dengan rata-rata kebutuhan mencapai 1,7 juta engineer IT baru
per tahunnya. Sedangkan kemampuan perguruan tinggi negeri dan swasta
(PTN dan PTS) di Indonesia hanya mampu memasok 400 ribu engineer baru di
bidang IT per tahun atau masih kekurangan 1,4 juta enginer yang belum bisa
dipenuhi dunia pendidikan. Dikutip dari https://liputan6.com di 2030 Indonesia
akan mengalami kekurangan tenaga di bidang IT yang cukup besar, sehingga
Program Studi Informatika ini masih dibutuhkan dan tingkat keterserapannya
masih cukup tinggi. Prospek di bidang Informatika sangat luar biasa, karena
semua hal akan segera didigitalisasikan. Bidang Informatika dan ilmu komputer
tidak akan pernah redup dan selalu menawarkan gaji yang tinggi (Liem 2013).